Korea Utara Tembakkan Rudal Ke Jepang (Lagi), Yen Menguat Sesaat

In Berita Fundamental Ekonomi by Reza Pahlevi

Yen menguat terhadap Dolar AS, dengan fungsinya sebagai safe haven, di tengah aksi provokasi Korea Utara. Hari Jumat (15/Sep) pagi tadi, negara pimpinan Kim Jong Un tersebut kembali membuat gara-gara, yakni dengan sengaja menembakkan rudal melintasi wilayah Hokkaido, Jepang.

Jangkauan peluncuran rudal Korut kali ini lebih jauh dibandingkan tembakan rudal lewat Hokkaido yang pertama dua minggu lalu. Beruntung, rudal tak jatuh di wilayah padat penduduk dan mendarat di perairan timur Hokkaido.

Dolar AS pun tenggelam terhadap Yen, dengan jarum candle harga terendah USD/JPY sempat menyentuh kisaran 109.549 sesaat setelah kabar tersebut diumumkan. Saat berita ini ditulis, USD/JPY sudah kembali naik ke level 110.130. Cepatnya pemulihan harga USD/JPY, menurut Reuters, terjadi karena pasar telah bersiap menghadapi uji coba rudal Korut sejak beberapa waktu lalu. Jadi, saat negara tersebut benar-benar mengeksekusi kembali, pasar tak terlalu terkejut.

Tembakan misil Korut melintasi wilayah Jepang pada pagi ini adalah yang kedua sejak akhir bulan lalu. Namun, Jepang tidak berusaha untuk menembak jatuh misil tersebut dan membiarkannya mendarat 2,200 kilometer dari Samudera Pasifik, demikian yang dipaparkan oleh Juru Bicara Pemerintah Jepang.

PM Jepang, Shinzo Abe, mengutuk keras aksi Korut tersebut. Beliau mengatakan bahwa persatuan internasional dibutuhkan lebih mendesak daripada sebelumnya untuk menanggapi ulah Korea Utara. Abe menegaskan, Korea Utara tak akan punya masa depan yang cerah jika terus menerus melakukan uji coba misil seperti saat ini. Pernyataan Jepang diamini oleh Korea Selatan. Menteri Luar Negeri Korsel pun mengutuk dan mendesak jiran di sisi utaranya tersebut untuk segera menghentikan aksinya.

(Visited 24 times, 1 visits today)