Krisis Keuangan, Crytek Tutup Studio Game

In Berita Terhangat dan Terkini by Della Fitriani

cryteck

Developer Crytek dikabarkan sedang dalam krisis keuangan.

Developer di balik engine game CryEngine dan game Crysis tersebut menutup salah satu studionya. Tidak hanya itu, uang gaji karyawan Crytek juga dilaporkan sudah beberapa kali telat dibayarkan. Menurut Engadget, situasi ini sudah mulai terjadi sejak tahun lalu. Selain menutup studionya, Crytek juga menutup berbagai kantor cabangnya di Budapest, Istanbul, Seoul, Sofia, Bulgaria dan Shanghai. Kini hanya dua studio yang dimiliki oleh Crytek yang tersisa, yaitu studio di Frankfurt dan Kiev.

Dalam pernyataan resminya, pendiri Crytek, Avni Yerli, mengatakan langkah tersebut sengaja dilakukan untuk memastikan developer ini tetap dalam kondisi “sehat”. Sementara laporan terkini Kotaku mengatakan karyawan Crytek di studio Frankfurt belum menerima gaji selama tiga bulan terakhir. Sumber lain mengatakan gaji karyawan Crytek selalu telat dibayarkan sejak setahun lalu. Pihak manajemen Crytek juga dikatakan tidak komunikatif dan tidak menjelaskan secara detail mengapa gaji karyawannya telat dibayarkan.

menurut Eurogamer, gaji karyawan Crytek di bulan Oktober baru dibayarkan dua minggu lalu. Sementara gaji bulan November baru dibayarkan minggu kemarin. Dana untuk membayarkan gaji karyawan tersebut dikatakan berasal dari Mail.ru yang dikabarkan telah mengakuisisi salah satu game shooter Crytek, yaitu Warface, bersama sekuel barunya yang akan dirilis Januari mendatang.

Daftar 5 studio Crytek yang ditutup:

  • Crytek Black Sea di Sofia, Bulgaria
  • Crytek Budapest di Budapest, Hungaria
  • Crytek Istanbul di Istanbul, Turki
  • Crytek Seoul di Seoul, Korea Selatan
  • Crytek Shanghai di Shanghai, China

Statemen co-founder dari Crytek

Masa transisi merupakan masa yang sulit, kami ingin mengucapkan rasa terimakasih kami kepada setiap staff baik staff baru maupun lama atas kerjakeras dan komitmen mereka kepada Crytek. Perubahan ini adalah salah satu langkah esensial kami untuk memajukan bisnis Crytek agar tetap bisa menarik dan memelihara para talenta terbaik kami. Alasan penutupan ini telah kami bicarakan secara internal.

Fokus kami sekarang ada pada kekuatan inti yang selalu mendefinisikan Crytek: developer kelas dunia, teknologi canggih, dan pengembangan game yang inovatif. Kami percaya melalui proses yang sangat menantang ini akan membuat kami menjadi sebuah studio yang lebih taktis, layak, dan menarik demi kesuksesan kami di masa mendatang.Avni Yerli

(Visited 36 times, 1 visits today)