Manajemen Resiko Dalam Forex

In Management Resiko Trading by Kia Pratiwi

Manajemen resiko atau yang sering dikenal dengan istilah risk management, merupakan salah satu hal yang terpenting dalam dunia trading forex. Mengapa demikian? Karena forex adalah bisnis untuk menghasilkan uang, dan seperti bisnis lainnya, anda harus belajar untuk mengontrol resiko kerugian (potential loss).

Hal yang sering Dialami trader

Sayangnya, banyak trader yang meremehkan hal ini karena terburu-buru ingin terjun langsung trading tanpa mempertimbangkan resiko. Bila anda trading forex tanpa menggunakan aturan manajemen keuangann, hal ini sama saja dengan berjudi. Manajemen resiko tidak hanya akan melindungi anda dari kerugian, tapi akan memampukan anda untuk bertahan dalam dunia trading forex dalam jangka waktu panjang. Trading forex adalah suatu permainan probabilitas, yang berarti anda harus menggunakan setiap faktor sebaik-baiknya untuk memperbesar kemungkinan anda untuk menang.


  • Modal

    modal yang tidak cukup (undercapital) merupakan satu kesalahan yang umum, begitu pula dalam dunia trading forex.

  • Drawdown & Kekalahan Beruntun

    Tidak peduli sistem trading forex apa yang anda gunakan, anda bisa mengalam kekalahan beruntun. Bahkan para trader profesional pun bisa mengalami kekalahan beruntun, tetapi pada akhirnya tetap saja profit karena mereka menggunakan manajemen keuangan yang benar. Pada setiap transaksi, mereka hanya akan menggunakan sebagian kecil dari modal-nya sebagai resiko, sehingga meskipun mengalami kekalahan beruntun mereka bisa bertahan. Drawdown merupakan realitas yang tidak bisa dihindari. Kunci kesuksesan seorang trader forex terletak pada penerapan rencana trading yang memungkinkan ia tetap bertahan meskipun mengalami kekalahan beruntun, dan manajemen resiko merupakan bagian dari rencana trading yang harus dilaksanakan secara disiplin.

  • Rasio Reward-to-Risk (Untung-Rugi)

    rasio untung-rugi bukanlah suatu hal yang pasti, karena harus disesuaikan dengan timeframe, kondisi market, dan entri/exit poin anda. Masuk akal bagi seorang trader jangka panjang untuk menggunakan rasio untung-rugi 10:1, sementara bagi seorang scalper rasio 0.7:1 mungkin lebih menguntungkan.

(Visited 31 times, 1 visits today)