Manajemen Resiko : Rugi Dengan Wajar

In Management Resiko Trading by Reza Pahlevi

Satu hal yang pasti bisa dijamin oleh trader forex adalah kenyataan bahwa mereka akan mengalami kerugian. Kerugian merupakan bagian yang tak terpisahkan dari trading dan tidak bisa dihindari. Namun demikian mereka yang terlalu berharap banyak dari trading biasanya tidak bisa menerima kenyataan tersebut. ’’Cut loss?’’ itulah pertanyaan yang sering dilontarkan trader ketika mengetahui posisi tradingnya salah, kerugian pip sudah cukup banyak, dan agak panik karena memang tidak menggunakan pelindung stop loss.

ReskoTrader pemula sering kali mencoba untuk menghindari kenyataan tersebut dengan mengatur posisinya yang minus dengan berbagai cara. Yang populer adalah dengan cara hedging atau locking, yaitu membuka posisi baru yang berlawanan dengan posisi sebelumnya. Teknik ’’mengunci’’ (locking) ini digunakan dengan harapan pergerakan harga akan berbalik arah, dan jika belum bisa memperoleh profit, paling tidak bisa balik modal (breakeven). Atau jika tidak bisa breakeven, paling tidak mengurangi kerugian.

Secara teori cara tersebut memang benar dan logis, namun dalam kenyataannya sangat sering meleset karena kita tidak bisa memperkirakan arah pergerakan harga dengan tepat. Jika trader salah dalam membuka posisi yang dikunci tersebut, kerugian yang diperolehnya akan semakin besar karena kerugian pip yang dikunci jadi semakin lebar. Trader yang berkali-kali gagal dalam permainan ini cenderung frustasi dan bisa saja meninggalkan trading forex.

Catatan
Dalam trading forex, sebagus apapun strategi dan rencana trading Anda, jika Anda tidak mengatur resiko dengan baik maka Anda sulit untuk memperoleh profit yang konsisten dalam jangka panjang. Dalam artikel ini James Stanley, seorang instruktur trading forex akan mengulas tentang bagaimana seharusnya rugi yang wajar. Menurutnya Anda mesti belajar untuk rugi sebelum memperoleh profit yang sebenarnya.

Anda tidak akan tahu dengan pasti kejadian di waktu yang akan datang, juga trader-trader yang lain. Hal ini bukan berarti Anda tidak bisa memprediksi pergerakan harga, banyak orang melakukannya setiap hari, mereka yang bekerja di bank-bank besar, hedge fund manager dan para trader retail. Namun demikian Anda harus melihat setiap trade yang dilakukan sebagai sebuah ide, atau sebuah kesempatan. Seperti halnya banyak ide lainnya dalam kehidupan, ada kemungkinan sebuah ide tidak bekerja dengan baik, dan Anda harus bisa memperbaikinya jika hal itu terjadi. Satu-satunya cara yang harus Anda lakukan ketika sadar bahwa Anda salah adalah dengan berhenti berbuat salah dan mulai untuk bertindak benar. Cara untuk bertindak benar adalah dengan menutup posisi trading Anda. Anda perlu rugi. Mungkin hal itu sulit dilakukan, tetapi lebih baik daripada pergerakan harga yang terus melawan posisi Anda, dan Anda tidak tahu pasti pergerakan harga setelahnya.

(Visited 34 times, 1 visits today)