Membuat Keputusan Dalam Trading

In Psikologi Trading by Reza Pahlevi

Keputusan dalam trading akan langsung mempengaruhi hasil akhir trading. Jika trader merasa keputusan entry yang dibuatnya keliru, biasanya ia akan cenderung panik, dan cepat atau lambat ia akan mengalami kerugian. Secara naluri ia akan trading dengan rasa takut yang berlebihan dan membuat keputusan akhir yang kurang logis. Trader forex yang sukses tidak membuang banyak waktu untuk menyesali keputusan yang telah dibuat. Jika keputusan yang dibuatnya dianggap salah, ia akan tetap menjaga ketahanan emosinya. Tidak panik, melainkan tetap berpegang pada strategi dan rencana tradingnya.

Salah satu faktor penting yang harus dimiliki trader adalah ketahanan emosi. Ada banyak orang yang mahir dan sangat menguasai bidang akademis tertentu, misalnya ahli ekonomi atau pakar business management, namun tidak mempunyai pengalaman emosional tatkala mereka gagal. Jika mereka terjun di bisnis trading forex, pada mulanya mereka akan mengira pasar forex mudah dipelajari dengan melakukan pengamatan dan penelitian sehingga dengan mudah akan bisa diperoleh keuntungan besar. Dan ketika benar-benar terjun di pasar, mereka akan sering bertanya-tanya: ’’bagaimana ini bisa terjadi?’’, hingga mereka menganggap trading forex adalah bisnis yang tidak realistis.

Sebenarnya bukan bisnis forex yang tidak realistis, tetapi harapan mereka. Trading forex tidak seperti bisnis pada umumnya yang kontinuitasnya bisa diperkirakan. Mungkin seorang trader bisa disamakan dengan seorang polisi. Sering kali sebagian besar waktunya hanya melakukan patroli, tetapi tiba-tiba saja bisa terjadi sesuatu peristiwa penting yang begitu cepat dan harus segera ditangani.

Anda tidak seharusnya menunggu lama untuk memperoleh konfirmasi yang mutlak benar. Begitu Anda mendapatkan sinyal trading dan informasi yang mendukung, Anda bisa segera membuat keputusan untuk masuk pasar. Namun demikian keputusan tersebut tetap harus sejalan dengan strategi dan rencana trading Anda. Tidak peduli seorang ahli ekonomi atau pakar bisnis, jika ia trader pemula akan cenderung tidak merasa takut membuat keputusan untuk segera masuk pasar. Mereka beranggapan selama harga pasar masih bergerak akan selalu bisa memperoleh profit. Namun jika faktor keberuntungan tidak lagi ada, mereka akan berusaha mencari jawaban mengapa pergerakan harga di pasar forex begitu berbahaya dan sulit untuk diprediksi.

Dibandingkan dengan seluruh partisipan, trader forex yang sukses memang tidak banyak. Namun hal itu tidak berarti Anda akan sulit menjadi trader yang sukses. Trader yang sukses selalu bisa membuat keputusan dengan bijaksana, tidak panik, takut, atau mengandalkan keberuntungan. Yang sangat menonjol dari mereka adalah cara berpikir yang selalu positif dan ketahanan emosi. Dalam membuat keputusan trading, tidak ada yang benar secara mutlak, faktor resiko atau kerugian pasti selalu ada dan tidak bisa dihindari. Anda harus memahami dan bisa menerapkan management resiko dengan proporsional.

Keputusan dalam trading adalah relatif, tidak ada yang mutlak benar atau salah. Semakin lama pengalaman trading Anda semakin Anda menyadari hal ini. Membuat keputusan dalam trading bisa dilatih, dan keputusan yang bijaksana dihasilkan dari cara berpikir yang positif tanpa melibatkan emosi. Anda mesti selalu berpegang pada strategi dan rencana trading tanpa ragu-ragu. Jangan pernah menyesali keputusan trading apapun yang telah Anda buat, tetap fokus pada pikiran yang positif dengan hasil positif yang akan Anda peroleh dan tidak pada pikiran ’’jangan-jangan nanti saya bisa mengalami kerugian.’’.

(Visited 14 times, 1 visits today)