Mengatasi 4 Kekhawatiran Dalam Trading

In Psikologi Trading by Reza Pahlevi

Hampir semua trader dan investor mempunyai rasa khawatir terlepas dia seorang trader profesional atau trader pemula. Mengamati pergerakan harga, membaca berita atau komentar para pakar bisa membuat trader khawatir atau bahkan takut. Namun pada kenyataannya kunci untuk bisa sukses dalam trading terletak pada bagaimana kita menyiapkan diri untuk bisa mengatasi kekhawatiran dalam trading. Artinya, bagaimana kita menyiapkan diri untuk bisa menerima resiko dalam trading yang tidak bisa dihindari.

Mark Douglas, seorang pakar psikologi trading menuliskan tentang kekhawatiran ini dalam bukunya ‘Trading in the Zone’ : “Banyak trader dan investor yakin bahwa mereka tahu apa yang akan terjadi pada pasar. Inilah yang membuat mereka menaruh harapan yang begitu besar pada trade yang mereka yakini dan mengabaikan faktor ‘probabilitas lainnya’ yang sebenarnya juga mereka ketahui. Kenyataan ini menyebabkan reaksi emosional yang berlebihan, yaitu rasa khawatir yang berlebihan setelah mengalami kerugian beruntun atau rasa serakah yang berlebihan setelah beberapa kali profit.”

Semakin tinggi ketergantungan seseorang terhadap hasil trading akan semakin tinggi pula level kekhawatirannya. Biasanya setelah mengalami kerugian, trader akan menjadi semakin ragu dan hati-hati untuk masuk pasar guna menghindari kesalahan. Jika hal ini dibiarkan berlangsung terus maka trader akan dikendalikan oleh rasa khawatir tersebut yang pada akhirnya bisa menimbulkan stress berat dan frustasi karena tidak pernah masuk pasar. Rasa khawatir harus bisa kita kendalikan, bukan sebaliknya.

Kekhawatiran ini sangat umum dan dialami oleh setiap trader. Akibat dari kekhawatiran ini trader akan jarang masuk pasar karena selalu ragu dengan strategi tradingnya. Ragu untuk entry dan juga ragu untuk exit ketika telah mempunyai posisi trading. Semakin lama trader berada dalam keadaan psikologis yang demikian maka akan semakin tidak percaya diri. Pada akhirnya ia akan berhenti trading karena merasa lebih nyaman dengan tidak masuk pasar sama sekali.

Tidak ada trader yang ingin rugi, namun dalam kenyataannya trader yang telah berpengalaman dan trader profesional yang terkenal sekalipun pernah mengalami kerugian beruntun. Bedanya adalah mereka rugi lebih sedikit dari keuntungannya. Inilah yang menyebabkan mereka tetap bertahan baik secara finansial maupun psikologis. Kunci utamanya adalah percaya diri. Mereka percaya pada sistem trading yang telah disepakati dan disiplin dalam menggunakannya.

Ketika Anda ragu untuk entry sekalipun sistem trading Anda telah teruji, cobalah untuk tidak berfokus pada hasil akhir melainkan fokus pada proses eksekusi yang akan Anda lakukan. Ketika Anda percaya strategi trading Anda akan berjalan dengan baik, maka jangan merasa khawatir pada hasil trading. Lakukan trading seperti yang Anda rencanakan.

(Visited 67 times, 1 visits today)