Mengatur Emosi Trading Untuk Profit Besar

In Psikologi Trading by Della Fitriani

mengatur emosi

Trading memang sangat menggiurkan karena anda bisa profit dengan besar, tapi taukah anda jika anda trading dengan nafsu belaka maka ini akan menjadi kehancuran bagi anda. Trading membutuhkan konsentrasi, analisa, kesabaran, dan tentunya tidak perlu serakah.

Dalam dunia Finansial, banyak berkembang bahwa sebuah Informasi mengenai Sistem Trading yang menghasilkan dan Konsisten pastilah sangat sulit. Sedangkan faktor penentu proses trading tidak hanya ditentukan oleh sebuah sistem semata. Faktor kerugian sering terjadi karena kita terpicu oleh Emosi yang sudah tak terkendali dan rendahnya kedisiplinan dalam mematuhi rencana awal. Mindset dan trading plan yang handal tentu sangat dibutuhkan untuk mencapai profit maksimal. Namun, semua hal tersebut akan sia-sia belaka apabila keputusan transaksi dikendalikan oleh emosi semata. Selain itu masih terdapat faktor-faktor lain yang dapat menimbulkan kerugian.

Beberapa alasan utama penyebab terjadinya loss pada trading, antara lain :

Bernafsu mengejar pasar (memaksakan ambil posisi walaupun kriterianya belum terpenuhi).

Semoga Kiat-kiat berikut, nantinya akan membedakan antara trader yang berhasil dan trader yang merugi :

Traders yang sukses mempercayai bahwa tidak ada sistem yang bekerja efektif selamanya. Di samping indikator teknikal, masih ada faktor-faktor lain yang bisa mempengaruhi  performa trading. Untuk meraih kesuksesan jangka panjang, seorang trader harus selalu belajar dari pengalaman, mencari ide baru dan melakukan pengujian trial and error. Sehingga ketika sistem dievaluasi (setiap periode tertentu), trader dapat memperbaiki sistem atau mengubah metodologi sesuai kondisi pasar dengan risk to reward yang menarik.

INFO :
Apabila anda dapat meng-Aplikasikan Point-point tersebut diatas kedalam dunia Trading, berarti anda telah memegang salah satu kunci dalam trading. yang perlu untuk anda ketahui adalah jangan mudah menyerah dalam mengarungi setiap rintangan yang terjadi pada dunia Trading.
(Visited 41 times, 1 visits today)