Mengintip Persiapan DPR Jelang Kedatangan Raja Salman

In Berita Terhangat dan Terkini by Kia Pratiwi

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melakukan persiapan kunjungan Raja Arap Saudi, Salman bin Abdulziz al-Saud. Rencananya, Raja Salman akan mengunjungi Gedung DPR, Jakarta pada Kamis 2 Maret 2017 pukul 13.00 WIB. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan persiapan DPR telah mencapai 70 persen.

Jalur Khusus Untuk Raja Salman

Jalur khusus juga dipersiapkan di pelataran Gedung Nusantara serta Ruang Rapat Paripurna I. Kami juga akan undang pimpinan lembaga-lembaga negara lain untuk melihat persiapan karena nanti bagian dari protokoler,” ujar Fahri. Fahri berharap para tamu undangan telah hadir satu jam sebelum kedatangan Raja Salman di DPR. Raja Salman direncanakan akan menginap di kawasan Kuningan, Jakarta dan langsung menuju DPR. Fahri mengungkapkan alasan pengaturan Raja Salman sangat ketat dan teliti. Sebab, Raja Salman merupakan salah satu raja-raja senior di dunia. Pemimpin-pemimpin dunia yang senior. Saya ingat dulu waktu konferensi Asia Afrika, Robert Mugabe datang dan pengaturannya super teliti,” tutur Fahri. Fahri juga mengingatkan usia Raja Salman diatas 80 tahun. Sehingga, kedatangan Raja Salman diperlukan persiapan khusus dengan pengamanan sebagai raja dari negara berdaulat.

Kemarin beliau bawa lift khusus. Karena beliau sudah tidak kuat, sendi-sendinya tidak semudah anak muda makanya dipakaikan lift,” kata Fahri. Selain itu, Fahri mengungkapkan protokoler Istana telah berkoordinasi dengan DPR untuk menyiapkan sejumlah hal teknis terkait kedatangan Raja Salman. Termasuk penyambutan serta acara kedatangan tersebut. Kita banyak menyiapkan hal khusus misalnya tangga karena persyaratan dari keadaan beliau secara khusus,” ujar Fahri.

Raja Salman Akan memberikan Pidato

Raja Salman akan menyampaikan pidato politik mengenai pandangan Arap Saudi terhadap situasi dunia serta Islam.  Fahri mengatakan Arap Saudi adalah kerajaan Islam yang memiliki simbol-simbol keagamaan paling banyak. Contohnya, dua kota suci umat Islam yakni Mekkah dan Madinah berada di  Arap Saudi. Raja Salman juga akan berpidato mengenai hubungan Indonesia dan Arap Saudi.

Ini kan sebenarnya ingin mengulang. Karena dulu Raja Faisal pernah datang dan pidato di DPR. Waktu itu DPR/MPR. 47 tahun lalu. Sekarang datang kembali makanya yang mengundang adalah DPR. Mengundang berbagai kalangan,” kata Fahri. Fahri juga mengungkapkan penyambutan Raja Salman di Gedung Nusantara. Sebab, Raja Faisal juga pernah berpidato di tempat yang sama. Ini seperti mengulangi rute yang sudah dilalui sekadar untuk mengingatkan hubungan kedua negara baik,” kata Fahri. Fahri menuturkan pidato Raja Salman berdampak positif bagi Indonesia. Saya kira ini baik diantara dunia yang penuh blok-blok kita butuh banyak teman untuk menghadapi krisis dunia di bidang politik hukum keamanan ekonomi,” kata Fahri.

(Visited 34 times, 1 visits today)