Mobil Listrik Elon Musk akan Diproduksi di China

In Berita Terhangat dan Terkini by Reza Pahlevi

Niat Tesla untuk membangun pabrik perakitan mobil listrik di Shanghai akhirnya direstui pemerintah China. Produsen mobil listrik ini bahkan mendapat perlakuan istimewa. Agar bisa beroperasi di China, produsen mobil asing biasanya diwajibkan untuk bermitra dengan produsen lokal. Namun lain halnya dengan Tesla.

Tesla diperbolehkan menyiapkan sendiri fasilitas perakitannya. Hal ini tentunya berpengaruh pada ongkos produksi dan harga jual. Pabrik tersebut nantinya akan dibangun di zona perdagangan bebas. Meski demikian, Tesla masih tetap dikenai biaya impor sebesar 25 persen. Hingga saat ini, perusahaan bikinan Elon Musk itu masih menjalin komunikasi dengan pemerintah China terkait detail kesepakatan. Masih belum diketahui kapan pabrik tersebut akan mulai beroperasi, setidaknya hingga berita ini ditayangkan.

Pemilihan China sebagai destinasi pembangunan pabrik Tesla bukannya tanpa alasan. Selain sudah menjelma menjadi negara industri otomotif yang besar, China juga merupakan salah satu negara yang memiliki prospek besar untuk pasar mobil listrik. Pemerintah China bahkan mulai memberikan instruksi bagi produsen mobil lokal untuk menghentikan produksi mobil berbahan bakar minyak dan mengalihkannya pada produksi mobil listrik. China juga memiliki target untuk mengembangkan populasi mobil listrik per tahun 2019. China bahkan menargetkan akan memproduksi 7 juta unit mobil listrik di tahun 2025.

Kehadiran pabrik baru Tesla di China diharapkan mampu membantu masalah produksi mobil listrik di China. Sedangkan bagi Tesla, kerja sama ini merupakan langkah ekspansi untuk memperlebar sayap mereka di pasar Asia, khususnya China.
(Visited 14 times, 1 visits today)