Opini Masyarakat Pada Forex

In Panduan Forex Pemula by Della Fitriani

judi-online

Terdapat Pendapat di masyarakat bahwa lebih baik berinvestasi di sektor riil daripada sektor non riil. Karena sektor riil merupakan bidang-bidang yang ‘JELAS’ terlihat oleh masyarakat, seperti bidang penjualan produk dan jasa.

Jika memiliki dana yang berkelebihan, maka cenderung berinvestasi dalam bidang properti, pembelian Franchise. Kalaupun hendak berinvestasi di sektor non riil, maka saham dan reksa dana lebih dipilih dari pada forex trading. Alasannya, saham dan reksadana nampak ‘lebih riil’ dibanding forex. Masyarakat dewasa ini lebih condong untuk berinvestasi pada sektor riil daripada sektor non riil. Mereka lebih condong untuk berinvestasi pada bidang-bidang yang jelas terlihat oleh pandangan masyarakat. Contohnya penjualan produk dan jasa. Kalaupun pada sektor non riil, saham dan reksa dana lebih dipilih dari pada forex trading. Alasannya, saham dan reksadana nampak ‘lebih riil’ dibanding forex.

Dasar ketakutan masyarakat terhadap Forex

Ketakutan yang mendasar ialah mengenai prinsip “High Risk High Return” dari forex trading itu sendiri serta kurangnya edukasi pada investor sehingga menyebabkan kesulit bagi investor pemula dalam memprediksi pergerakan sebuah harga yang berakhir pada kerugian. Pada sisi high return forex trading menyebabkan siapa saja dapat memperoleh keuntungan besar hanya dalam tempo yang sangat singkat. Namun seperti pedang bermata dua, apabila kita dapat memperoleh keuntungan yang cukup besar maka resiko kerugian pun sama besarnya dan berbanding lurus dengan penguasaan teknik bertrading, informasi dan mental investor.

Kesimpulan :
Dapat disimpulkan bahwa faktor spekulasi lebih dominan dibandingkan analisa yang dilakukan oleh trader pemula. Sehingga ketika terjadi kerugian pada trader pemula akhirnya mengubah pandangan mereka bahwa forex sama halnya dengan berjudi. Hal tersebut dapat terjadi karena dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut ini:

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/adamsong/masyarakat-pandangan-buruk-terhadap-forex_54f67812a3331184108b4cd7

1.Kurangnya analisa teknikal ataupun fundamental terhadap harga pasar.
2. Tidak menerapkan manajemen resiko dengan baik.
(Visited 33 times, 1 visits today)