Pivot Point Dalam Forex? Akurat Kah ?

In Strategy Trading by Della Fitriani

pivot point

Setelah anda belajar banyak mengenai analisa teknikal maupun fundamental. Tidak ada salahnya sekarang anda belajar mengenai pivot point. Pada dasarnya, forex adalah perdagangan dan berdagangan adalah perhitungan dari selisih jual dan beli. Itu sebabnya anda harus paham mengenai perhitungan.

Apa itu Pivot Point dalam Forex ?

Pivot Point adalah level harga teknikal yang digunakan untuk menganalisis dan memperkirakan pergerakan harga, yang perhitungannya diperoleh dari rata-rata harga terpenting (high, low dan close) sebuah instrumen dalam periode tertentu.

Unsur dan cara perhitungan Pivot Point

Umumnya unsur terpenting harga yang di jadikan dasar perhitungan pivot point adalah high, low dan close, namun variasi yang muncul akibat berkembangnya penggunaan pivot point memungkinkan penambahan unsur open.

  • Open: Harga pembukaan perdagangan sebuah instrumen dalam periode tertentu
  • High: Harga perdagangan tertinggi dari sebuah instrumen dalam periode tertentu
  • Low: Harga perdagangan terendah dari sebuah instrumen dalam periode tertentu
  • Close: Harga penutupan perdagangan sebuah instrumen dalam periode tertentu

Rumus Pivot Point dalam Forex

Para trader profesional dan mereka yang telah berpengalaman sering menggunakan pivot point guna mengidentifikasi level-level support dan resistance yang potensial. Kenapa titik-titik pivot ini begitu menarik? Jawabnya karena cukup obyektif dibandingkan leading indicator yang lain. Pada dasarnya pivot point adalah suatu level harga dimana bisa ditentukan level-level support dan resistance pada suatu periode tertentu.

Penggunaan pivot point oleh para trader hampir sama dengan penggunaan level Fibonacci retracement, dalam hal hampir semua pelaku pasar memperhatikan level-level tersebut dalam memprediksi arah pergerakan harga. Hanya perbedaannya untuk menentukan titik swing high dan swing low pada level-level Fibo retracement masih ada unsur subyektif, tergantung dari analisa trader masing-masing. Untuk menentukan pivot point berikut level-level support dan resistance-nya, para trader forex menggunakan metode yang sama.

Pivot point = (H + L + C + O)/4
R1 = (2 x P) – L
R2 = P + (H – L)
S1 = (2 x P) – H
S2 = P – (H – L)Rumus Pivot Point
INFO :
Rumus diatas adalah rumus dalam perhitungan Support Ressistance dengan menggunakan pivot points. Yang dimaksud O, H, L, C dan P berturut-turut adalah Open, High, Low, Close dan Pivot pada sebuah grafik candlestick. R dan S adalah Ressistance dan Support. Berbeda dengan sup dan ress menggunakan history harga, pada Pivot, kita dapat menggunakan titik sup dan ress yang berlapis bahkan hingga beberapa kali.
Intinya dalam menentukan support dan resinstance, nanti nya anda akan paham dan bisa memiliki strategi tersendiri untuk menentukan posisi. Karena anda sudah punya prediksi harga akan naik kemana dan turun kemana.
(Visited 250 times, 1 visits today)