Polisi Tahan Pasutri Bos First Travel di Rutan Polda Metro Jaya

In Berita Terhangat dan Terkini by Della Fitriani

Kepolisian menahan Direktur Utama PT First Anugerah Karya Wisata ( First Travel) Andika Surachman dan istrinya, Anniesa Desvitasari, yang juga direktur di perusahaan tersebut. Keduanya dianggap menipu calon jamaah yang ingin melaksanakan umrah.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Herry Rudolf Nahak mengatakan, Andika dan Anniesa telah menjalani pemeriksaan sebelumnya. Penyidik yang menangani kasus ini berkeyakinan telah cukup bukti untuk menetapkan keduanya sebagai tersangka dan dilakukan penahanan.

“Hasil pemeriksaan sudah kami dapatkan dan cukup alat bukti untuk tingkatkan menjadi tersangka, kemarin dan sudah dilakukan penahanan mulai hari ini,” Rudolf di Bareskrim Mabes Polri yang bertempat di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat,

Modus penipuan oleh PT First Anugerah Karya Wisata alias First Travel

Tim penyidik Bareskrim Polri mengungkap modus penipuan oleh PT First Anugerah Karya Wisata alias First Travel untuk mendapatkan calon jemaah umrah. Mereka rata-rata tergiur dengan murahnya ongkos ibadah umrah di Arab Saudi yang ditawarkan First Travel.

Menurut Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Herry Rudolf Nahak, selama ini First Travel menjaring korban dengan cara mengumbar penawaran biaya umrah murah. Penawaran ini dipromosikan First Travel dari seminar-seminar yang digelar.

“Kemudian mereka menawarkan layanan perjalanan umrah dengan macam-macam paket,” Paket umrah yang ditawarkan dibagi dalam tiga kelas. Paket kelas satu dipatok hanya Rp14,3 juta. Lalu, untuk kelas kedua atau reguler dipatok sebesar Rp 25 juta. “Sedangkan paket VIP (Very Important Person) Rp 54 juta,” kata Herry
(Visited 64 times, 1 visits today)