PRINSIP ANALISA TEKNIKAL

In Panduan Analisa Teknikal by Della Fitriani

Analisa teknikal dalam trading forex mempelajari tentang akibat dari pola pergerakan harga yang telah terjadi untuk memprediksi arah pergerakan harga selanjutnya. Trader yang mahir dan selalu menggunakan analisa teknikal disebut chartist atau technicalist. Seorang chartist cenderung mengabaikan alasan atau penyebab terjadinya pergerakan harga, dan hanya fokus pada akibat pergerakan yang baru terjadi. Trading chart dan berbagai indikator teknikal sangat dibutuhkan untuk membantu analisanya.

Ada tiga hal yang mendasari analisis teknikal. Tiga dasar tersebut adalah:

Salah satu keuntungan dalam menggunakan analisis teknikal adalah bahwa pergerakan harga (price action) cenderung mencerminkan informasi yang beredar di pasar. Apakah itu rumor atau sentimen. Dengan demikian, maka hal yang Anda butuhkan untuk mengambil keputusan adalah apa yang Anda bisa lihat dari pergerakan harga itu sendiri. Anda tidak perlu dipusingkan oleh berita atau rumor, misalnya, mengenai si Anu mau melakukan ini atau itu. Cukup perhatikan price action-nya. Tenang… tenang… nanti Anda akan sampai ke topik itu. Ikuti saja modul ini sampai selesai.

Teori-teori yang mendasari analisa teknikal dalam forex
Selain trend, pola chart dan formasi bar candlestick, analisa teknikal dalam forex juga didasarkan pada:

Teori matematika, seperti dinyatakan dalam perhitungan indikator semisal Moving Average atau Oscillator
Teori angka, seperti Fibonacci Retracement dan Gann Numbers
Teori gelombang, seperti gelombang Elliot (Elliot wave)
Teori gap (high, low, open, close)

(Visited 125 times, 1 visits today)