Profit Terus? (Gak Selalu) Bagus!

In Psikologi Trading by Kia Pratiwi

Anda profit terus menerus selama seminggu kemaren? Atau malahan selama sebulan ini? Wah, ok deh… saya ucapkan: Selamat! Eh, tapi… ada tambahan lagi nih… Sebaiknya anda hati-hati! Jangan sampai koleksi posisi ijo anda membuat anda menjadi terlalu percaya diri (dan menyombongkan diri). Serius loh, “penyakit” trader yang paling umum adalah over self confidence plus sombong itu tadi. Saya pernah mendengar keluhan dari temen yang sedang belajar ber-trading ria dan mencoba berinteraksi dengan temen-temen trader lain di sebuah forum. Intinya, dia menyatakan kesebelannya, gara-garanya dia merasa sebagian besar trader itu sombong.

Kenapa Profit Terus Menerus Tidak Baik ?


Mungkin anda bertanya, “Bukannya kalo profit terus itu berarti system kita udah bagus?” Menurut saya, trading system yang baik seharusnya malah “memberi ruang” untuk sesekali adanya posisi yang loss. Bukankan kita sudah memperhitungkan adanya loss ini dalam trading plan? Mentor saya pernah bilang, kalo 80% saja dari posisi yang kita ambil mendatangkan profit, itu sudah bagus. Jika kita memakai risk-reward rasio 1:2 toh apabila kita mengalami 2 kali loss-pun akan tertutup dengan 1 kali profit sehingga pertumbuhan modal kita setidaknya tidak negatif. Profit yang (kebetulan) kita peroleh secara terus menerus justru kemungkinan besar akan menimbulkan rasa terlalu percaya diri, yang menurut saya justru merupakan titik lemah seorang trader.

Apalagi jika profit berurutan yang kita peroleh itu sebenernya termasuk juga dari posisi yang anda ambil dengan sedikit “menyimpang” dari trading system atau trading plan anda. Anda akan berpikir, “Ahh… ternyata nyimpang dikit dari system juga malah profit kok” Nah, dengan kenangan manis terhadap penyimpangan itu, lain kali anda akan cenderung mengulangi penyimpangan itu kan? Hehehe!
Eh, bukan berarti saya menyarankan anda untuk sengaja me”merah”kan posisi sih. Tapi, kalo anda kebetulan mendapat hasil trading yang selalu profit secara terus menerus dan berurutan, setidaknya anda tidak terus menjadi percaya diri yang berlebih alias sombong. Percaya deh… meskipun percaya diri itu hal yang wajib bagi seorang trader, tapi percaya diri yang berlebihan biasanya akan membawa kepada hal yang buruk bagi seorang trader.

Bagi saya, posisi merah justru menjadi semacam pengingat, bahwa tidak ada yang sempurna di dunia ini, termasuk trading system dan juga hasil analisis kita. Sesekali loss bisa menjadi pengingat bagi kita untuk tetap down to the earthmenjaga kita untuk tetap mawas diri dan tidak over self confidence plus sombong. Lagi pula, taman gak akan indah kalo gak ada bunganya kan? Jadi, merah sesekali, justru indah kok.

(Visited 62 times, 1 visits today)