Rawan Krisis terkait kebijakan imigrasi donald trump, Google siapkan dana Rp53,3 Miliar

In Berita Terhangat dan Terkini by Della Fitriani

google

Sejumlah pemerintah dunia sudah mengkritik kebijakan Presiden Donald Trump dalam menghentikan pengungsi dan melarang warga dari tujuh negara berpenduduk mayoritas Islam masuk ke Amerika Serikat. Menteri Luar Negeri Iran, Javad Zarif, mengecam perintah eksekutif itu dengan menyebutnya sebagai hadiah besar bagi ekstrimis dan para pendukungnya. Di Inggris, Perdana Menteri Theresa May mengatakan sudah memerintahkan Menteri Luar Negeri dan Dalam Negeri untuk menyampaikan keprihatinan kepada mitra mereka. Juru bicara pemerintah Jerman mengatakan Kanselir Jerman, Angela Merkel, yakin bahwa perang melawan terorisme tidak menjadi alasan untuk menempatkan orang-orang dari keyakinan atau asal tertentu dicurigai secara umum. Selain menghentikan untuk sementara program pengungsi, Presiden Trump juga melarang warga Iran, Irak, Libya, Somalia, Sudan, Suriah, dan Yaman masuk ke AS selama 90 hari ke depan.

Google Layangkan Protes Kebijakan Imigrasi Trump

trump

Google, Apple dan perusahaan teknologi lainnya menyatakan kecewa terhadap kebijakan imigrasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang melarang warga dari tujuh negara mayoritas muslim memasuki AS. Industri teknologi AS bergantung kepada insinyur asing dan ahli teknik lainnya yang tercemin dalam persentase tenaga kerja yang cukup besar.

Saya ikut prihatin” terhadap kebijakan Trump tentang imigrasi. Kami telah menghubungi Gedung Putih untuk menjelaskan efek negatif pada rekan kerja kami dan perusahaan kami,” lanjut Cook. “Apple tidak akan ada tanpa imigrasi, apalagi berkembang dan berinovasi seperti yang kami lakukanCEO Apple Tim Cook

Google Siapkan Dana Krisis Rp53,3 Miliar Demi Lawan Larangan Imigrasi Trump

Google bergabung dengan sejumlah perusahaan teknologi lain dalam mendukung pegawainya dan masyarakat bernasib serupa yang terkena dampak keputusan tim administrasi Presiden Trump terkait penduduk imigran.

Menurut Mashable, Google menyiapkan dana krisis sebesar USD2 juta atau sekitar Rp26,6 miliar, diperkirakan akan bertambah sebanyak USD2 juta dari donasi yang diberikan pegawai. Kampanye yang digalakan Google ini menjadi kampanye kemanusiaan terbesar hingga saat ini. Pendanaan ini didukung oleh empat organisasi yaitu ACLU, Immigrant Resource Center, International Rescue Committee dan Mercy Corps. Sejumlah petinggi Google juga dilaporkan mendonasikan sejumlah dana secara individual kepada ACLU dan organisasi lain, meski mereka tidak disebutkan dalam laporan tersebut.

(Visited 22 times, 1 visits today)