Registrasi Kartu Sim Prabayar Diberi Kesempatan Sampai 1 Mei 2018

In Berita Terhangat dan Terkini by Della Fitriani

Mendekati Batas Akhir Registrasi pada tanggal 1 mei 2018 yang belum melakukan pendaftaran ulang kartu sim prabayar akan langsung di blokir total. Setelah tenggat ini, pelanggan yang belum registrasi akan mengalami pemblokiran bertahap hingga diberlakukan pemblokiran total. Merza Fachys, Ketua Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), mengatakan, untuk pengguna yang belum atau tidak melakukan registrasi kartu prabayar dengan cepat sampai batas waktu yang telah ditunjukan tetap dapat mendaftarkan nomornya dengan datang ke gerai atau outlet yang berhubungan langsung dengan operator.

Tahap pertama, pengguna kartu SIM prabayar bakal tidak bisa menelepon keluar (outgoing call) atau berkirim SMS (outgoing SMS) mulai 1 Maret 2018. Dalam keadaan ini, pelanggan masih dapat menerima telepon dan SMS masuk serta menggunakan data internet.Registrasi kartu baru merujuk pada kartu SIM prabayar yang dibeli pasca periode registrasi berakhir. Mekanismenya serupa dengan registrasi ulang, yakni menyertakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK) sang pelanggan.

Pemerintah menyampaikan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah melakukan registrasi dan menggunakan NIK dan nomor KK secara benar dan hak sesuai peraturan perundang-undangan. Masyarakat diimbau agar tidak menggunakan NIK dan No KK secara tanpa hak untuk melakukan registrasi, termasuk yang diperoleh dari internet dan sumber lain, karena merupakan pelanggaran hukum.Hingga kini, berdasarkan hasil rekonsiliasi dan penghitungan terbaru, ada sekitar 328 juta kartu SIM prabayar yang berhasil terdaftar dan tervalidasi oleh database Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).


















(Visited 18 times, 1 visits today)