Ribuan Lebah Serang Dusun, Satu Tewas & Puluhan Warga Luka

In Berita Terhangat dan Terkini by Kia Pratiwi

Warga Dusun Wonoagung Desa Sumbermujur Kecamatan Candipuro kembali mendapat serangan dari lebah yang dikenal dengan sebutan “Tawon Gung,” Rabu (30/11/2016) siang. Mendapat serangan tak terduga itu, warga sempat panik dan melawan dengan alat seadanya. Bahkan, diareal penyerangan warga membuat pembakaran semak untuk mengusir pakai asap.

Korban penyerangan Lebah

Akibat serangan kawanan lebah dari hutan pedalaman gunung semeru tersebut mengakibatkan Joko warga setempat meninggal dunia, selain mengakibatkan seorang meninggal dunia ribuan lebah dari hutan Gunung Semeru ini juga menyebabkan kurang lebih 40 orang lainnya mengalami luka akibat disengat.

Seperti halnya munif salah satu dari puluhan warga dusun yang mengalami luka parah akibat sengatan lebah sehingga terpaksa dilarikan ke puskesmas penanggal. Ribuan lebah itu datang tiba-tiba dari dalam hutan langsung menyerang warga dusun wonorejo.

Penyebab Lebah Menyerang Warga

Serangan lebah Gunung Semeru yang menyerang puluhan warga dan mengakibatkan seorang meninggal dunia di Dusun Wonoagung, Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang berdasar dugaan warga karena sarang lebah dirusak rajawali. Informasi yang berhasil dihimpun beritajatim.com dari warga, Rabu (30/11/2016), menyebutkan, sebelum kejadian banyak burung rajawali yang bertebangan di lereng Gunung Semeru. Bahkan, burung bertubuh besar itu saat terbang tidak seperti biasanya. “Waktu sebelum kejadian, kok ada sekitar 8 burung rajawali yang terbang tinggi dan tidak seperti biasanya,” ujar Katno, salah satu warga.

Lanjut dia, lebah yang mencoba mengejar rajawali tidak tertangkap, karena terbang tinggi. Lebah yang sudah marah menyerang warga. “Saya perkirakan demikian, kami yang jadi korban,” ungkapnya. Lebah yang menyerang warga diketahui tidak menghasilkan madu. Bahkan, rumah lebah jenis ini diketahui bisa mencapai pos kampling untuk ukurannya. “Lebah ini tidak akan diganggu warga, karena bahaya bila menyerang dan membuat badan panas,” terang Samudi, warga lainya.

(Visited 40 times, 1 visits today)