Roket Antariksa Tiongkok Gagal Meluncur

In Berita Terhangat dan Terkini by Della Fitriani

Tiongkok dilaporkan baru saja meluncurkan roket Long March-5 generasi terbaru. Sayang peluncurannya gagal sehingga membuat program antariksa ambisius negara tirai bambu tersebut harus tertunda sesaat.

Menurut CNN, roket tersebut rencananya akan membawa satelit komunikasi eksperimental ke orbit. Roket tersebut dijadwalkan meluncur pada pukul 7.23 malam waktu setempat dari pusat peluncuran roket Wenchang di pulai Hainan, Tiongkok Selatan. Sayangnya 40 menit setelah peluncuran, kantor berita Xinhua melaporkan peluncuran tersebut gagal. Sementara penyebab kegagalannya masih belum diberitakan hingga saat ini. Roket yang juga disebut dengan nama “Chubby 5” tersebut diklaim sebagai salah satu roket terbesar yang pernah dibuat oleh Tiongkok.

Sebuah anomali timbul dalam penerbangan roket tersebut. Penelitian lebih lanjut akan dilakukankantor berita Xinhua

Untuk meningkatkan pertahanan dan keamanan nasional

Untuk meningkatkan pertahanan dan keamanan nasional, Presiden Xi Jinping telah memprioritaskan kemajuan program-program luar angkasa dari Cina. Pemerintah menekankan bahwa inisiatif ini memiliki maksud yang sepenuhnya damai.

Walau hampir seluruh program-program luar angkasa berjalan tanpa kendala, Cina masih harus mengejar ketertinggalan pada Amerika Serikat dan Rusia. Salah satu program yang signifikan terjadi pada tahun 2013, ketika rover bulan milik Cina bernama Jade Rabbit mendarat di Bulan dengan berbagai kendala teknis yang parah.

Diklaim sebagai roket terbesar dalam sejarah Negeri Tirai Bambu,

Long March 5 yang dijuluki ‘Chubby 5’ –karena ukurannya yang cukup besar, berdiameter 5 meter dan tinggi 57 meter– dirancang untuk mampu membawa muatan 25 ton ke orbit terendah. Kapabilitas itu dua kali lipat melampaui kemampuan roket transportasi antariksa model lama yang pernah dimiliki China.

Diklaim sebagai roket terbesar dalam sejarah Negeri Tirai Bambu, LM-5 diluncurkan pada 19.23 waktu setempat dari pangkalan pusat komando antariksa Wenchang, di Kepulauan Hainan.

Namun, 40 menit setelah peluncuran, media pemerintah Xinhua melaporkan dalam sebuah berita terbaru bahwa LM-5 mengalami kegagalan.

(Visited 20 times, 1 visits today)