Rupiah Menguat Kembali ke Rp 13.500an, Laju Dollar AS Tertahan

In Berita Fundamental Forex by Reza Pahlevi

Dalam pergerakan pasar uang Senin siang ini, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) terpantau menguat, sementara dollar AS hari ini terpantau dalam koreksi di pasar global dan euro masih berada di level tiga bulan terendahnya. Rupiah terhadap dollar AS siang hari WIB terlihat balik ke level 13.500’an, terakhir berada di posisi Rp 13.585, menguat dibandingkan posisi penutupan perdagangan Jumat kemarin di Rp 13.613 (30/10).

Untuk hari ini perdagangan rupiah terlihat dibuka stabil di Rp 13.611, kemudian langsung bergerak menguat dan sempat menyentuh di Rp 13.568, lalu balik melemah sedikit ke posisi Rp 13.585. Penguatan rupiah terjadi karena dollar yang agak stagnan dan koreksi teknikal setelah tiga hari berturut rupiah terus tertekan melemah.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap sekeranjang enam mata uang saingan utama, siang ini tertahan menjadi 94,77, setelah sebelumnya diperdagangkan pada level tertinggi tiga bulan dan membukukan kenaikan mingguan sebesar 1,1 persen di level 95,15. Sementara itu, IHSG hari ini diperdagangkan menguat mencoba kembali ke sekitar level 6.000, pada level 5.999. Dollar AS diprediksi berada di range Rp 13.548-13.640, bias ke depannya masih dalam penguatan dollar secara global terhadap sejumlah mata uang utama.

Rupiah akan masih cenderung dalam tekanan penguatan dollar yang tetap perkasa secara global. Level di atas Rp 13.500 mungkin masih akan bertahan lagi, dengan tren akhir tahun ke sekitar Rp 13.800. Ini karena secara umum penguatan dollar masih dimungkinkan oleh faktor-faktor, seperti rencana kenaikan suku bunga the Fed serta kesepakatan terhadap reformasi perpajakan AS. (Source Vibizmedia)
(Visited 27 times, 1 visits today)