Spot Emas Turun Lagi di Minggu yang Kedua, Emas Antam Ikut Surut

In Berita Fundamental Emas by Reza Pahlevi

Harga emas spot dunia menyentuh titik terendah dalam hampir tiga minggunya pada perdagangan hari Jumat karena euro tergelincir terhadap dollar setelah ECB memperpanjang program pembelian obligasinya.

Investor mata uang melihat kebijakan moneter yang berbeda, dengan AS yang akan menaikkan suku bunga lagi sebelum akhir 2017, sementara Eropa saat ini belum akan melakukan kenaikan bunga untuk tahun berikutnya.

Spot emas malam ini WIB sempat menyentuh level terendah $1.264,15 per ounce, terburuk sejak 6 Oktober, dan meskipun naik sedikit saat ini di $1,265.40, emas tetap menuju penurunan di minggu keduanya. “Bagaimana emas mengakhiri minggu ini akan sepenuhnya bergantung pada dollar AS dan yield obligasi AS, dengan sedikit saja isyu safe haven geopolitik yang tersisa dalam harga emas,” seorang analis pasar senior OANDA mengatakan dalam sebuah catatan, sebagaimana dikutip CNBC 27 Oktober kemarin.

Dollar diperdagangkan pada level tertinggi tiga bulan terhadap sekeranjang mata uang utama, yang menambahkan tekanan harga pada emas. Sementara itu, analis Vibiznews melihat bahwa emas spot dunia sedang menuju garis support di $1.260. Kalau itu tembus, level lebih rendah ada di $1.251.

Di dalam negeri, harga emas spot dalam rupiah turun lagi ke Rp554.490 dibandingkan Rp556.016 pada perdagangan pasar dua hari lalu. Demikian pula harga emas ANTAM terpantau turun ke Rp621.554 per gramnya, dibandingkan harga pasar Rabu di Rp624.571 per gram.
(Visited 26 times, 1 visits today)