Sudah kenal Apa Itu Golden Cross Dan Death Cross?

In Panduan Menggunakan Indikator by Della Fitriani

A death cross  adalah crossover akibat rata-rata pergerakan bergerak jangka panjang keamanan di atas rata-rata pergerakan atau tingkat dukungan jangka pendeknya. Hal ini dinamakan demikian karena bentuknya tercipta saat memetakan aktivitas dan hubungannya dengan tren pasar ke bawah. Karena indikator jangka panjang membawa lebih banyak bobot, tren ini mengindikasikan pasar beruang di kaki langit dan diperkuat oleh volume perdagangan yang tinggi. Selain itu, moving average jangka panjang menjadi level resistance baru di pasar yang naik.

The death cross dapat terjadi pada saham individu, dalam berbagai dana, dan saat memeriksa indeks dan rata-rata. Dianggap sebagai sinyal bearish di pasar, sebuah death cross terjadi ketika moving average 50-hari bergerak, juga disebut tren harga, melintasi di bawah moving average 200-hari jangka panjang. Ini dinamakan salib kematian karena bentuk X yang dibuatnya saat tren dipetakan dan sering dianggap sebagai tanda kerugian lebih lanjut untuk saham tertentu.
Salib kematian dilihat sebagai penurunan momentum jangka pendek dan dapat mengakibatkan kerugian lebih lanjut karena investor menjauh dari kendaraan investasi tertentu yang terlibat. Namun, ini bukan jaminan kerugian lebih lanjut karena kekuatan pasar lainnya dapat mengesampingkan ketakutan yang berkaitan dengan tren tersebut. Selanjutnya, salib kematian umumnya dipandang sementara sementara diteliti dalam jangka panjang.

The Golden Cross
Kebalikan dari the death cross adalah The Golden Cross. Ini menandai saat ketika rata-rata bergerak 50 hari bergerak jangka pendek di atas rata-rata 200 hari jangka panjang. Hal ini cenderung terkait dengan momentum positif dan dipandang bullish di alam.
(Visited 151 times, 1 visits today)