Teknologi Cegah Kecurangan di Pilkada DKI

In Berita Terhangat dan Terkini by Della Fitriani

mata rakyat

KPU DKI akui kesulitan verifikasi keaslian e-KTP. Ketua Tim Kelompok Kerja Pemutakhiran data Pemilih KPU DKI, Muhammad Sidik menjelaskan bahwa masing-masing TPS belum dilengkapi dengan alat pendeteksi KTP. Alasannya karena alat pendeteksi tersebut cukup mahal, harganya mencapai belasan juta.

Untuk dapat ikut serta dalam Pilkada DKI pada bulan Februari mendatang, warga Jakarta harus mendaftar terlebih dulu. Namun, warga yang tidak terdaftar tapi memiliki hak pilih tetap bisa ikut serta dengan syarat membawa surat keterangan khusus pilkada atau membawa KTP elektronik. Sayangnya, memastikan keaslian e-KTP tidak mudah.

Agus Ingatkan Relawan Cegah Kecurangan di Pilgub DKI

Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut satu Agus Harimurti Yudhoyono mengingatkan kepada ribuan relawan untuk mencegah adanya kecurangan yang terjadi pada saat pemilihan gubernur DKI Jakarta pada 15 Februari 2017.

Hal ini disampaikan Agus saat menghadiri apel siaga relawan “Jaga Agus-Sylvi, di Lapangan EX Golf Driving Range Senayan, Komplek Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (21/1/2017).

Atas perjuangan keringat relawan, saya dan Mpok Sylvi ucapkan terima kasih dan ini perjuangan suci. Saya minta rapatkan bariskan dan cegah jangan sampai ada kecurangan. Karena kecurangan pihak manapun melukai hati warga Jakarta. Tolong sampaikanAgus

Aplikasi buatan inTouch Innovate Indonesia

Sekarang, tidak lagi. Dengan bantuan teknologi, Anda bisa ikut serta secara aktif untuk memastikan pilkada DKI berjalan lancar tanpa kecurangan. Caranya? Anda bisa mendaftar sebagai eSaksi di MataRakyat.

Aplikasi buatan inTouch Innovate Indonesia tersebut dapat diunduh gratis di Play Store dan App Store. Proses pendaftaran sebagai eSaksi pun cukup mudah. Anda cukup memasukkan nama sesuai KTP, nomor KTP, dan nomor telepon. Untuk lebih lengkapnya, Anda bisa membaca caranya disini.

MataRakyat hanya menerima warga Jakarta yang namanya telah terdaftar di KPU sebagai eSaksi. Alasannya adalah untuk memastikan validitasnya sebagai eSaksi.

Selain itu, aplikasi MataRakyat dilengkapi dengan beberapa fitur untuk meminimalisir kemungkinan dilakukannya kecurangan, seperti GeoTagging, yang berfungsi sebagai validasi bahwa relawan yang menjadi eSaksi memang berada di TPS.

(Visited 35 times, 1 visits today)