Teori Dow Pada Pasar Forex

In Tips Trading by Reza Pahlevi

Hampir setiap teori tentang pasar bisa diterapkan dalam pasar forex, dan juga benar secara analisa teknikal. Teori Dow yang dibuat oleh Charles Dow antara tahun 1900 hingga 1902 untuk keperluan analisa rata-rata harga saham di bursa Amerika Serikat, adalah salah satu dan yang pertama kali digunakan untuk menganalisa pasar keuangan termasuk forex. Secara umum investor menggunakan teori Dow untuk mengetahui waktu yang tepat dalam membeli atau menjual asset. Teori Dow adalah sebuah analisa teknikal yang dibuat berdasarkan pergerakan harga saham-saham pada indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) yang terdiri dari saham-saham blue chip di bursa AS.

1. Pasar forex mempunyai 3 pola pergerakan swing (ayunan) yang berbeda yaitu ayunan pokok (main swing) jangka panjang, medium swing, dan swing jangka pendek (short swing).
2. Pasar mempunyai 3 fase yang terdiri dari fase pembelian awal oleh para pakar investasi, fase pembelian oleh publik ketika kemudian mereka tertarik dan mengikuti langkah para pakar, dan fase penjualan oleh para pakar ketika harga telah mencapai puncaknya untuk merealisasikan keuntungannya (fase profit-taking).
3. Semua berita dan rumor telah didiscount oleh pasar seperti yang tercermin pada harga itu sendiri.
4. Antar pasar selalu berhubungan erat, pergerakan satu jenis pasar bisa mempengaruhi pasar yang lain (hubungan intermarket).
5. Kekuatan trend selalu dikonfirmasikan oleh jumlah volume perdagangan (khususnya untuk pasar yang ada bursanya)
6. Trend akan terus bergerak hingga ada sinyal yang mengisyaratkan pergerakan reversal. Pada umumnya jika terjadi penurunan 20% (untuk uptrend) arah trend akan cenderung berbalik (bearish).

Untuk trader forex jangka panjang teori Charles Dow tersebut akan sangat berguna. Sebaliknya bagi trader jangka pendek atau trader harian teori itu kurang bisa diterapkan karena trader akan cenderung bertindak sebelum ada konfirmasi yang valid. Bagi trader jangka panjang memahami fase-fase yang berbeda tersebut akan sangat penting untuk menentukan momentum trade yang tepat, seperti yang pernah dikatakan investor terkemuka Warren Buffet: “pertama-tama akan masuk para innovator, kemudian para imitator (peniru) dan yang terakhir para idiot”.

Bagi trader forex, pemahaman 3 pola pergerakan swing dan 3 fase akan sangat berguna; sementara pasar yang memperhitungkan berita dan rumor kurang tampak pengaruhnya, mengingat hampir sebagian besar porsi pergerakan pasar forex dikendalikan oleh bank sentral yang selalu merilis isu-isu penting ke seluruh media dunia secara on-line. Semuanya tampak transparan, dan bank sentral juga bisa mengatur likuiditas mata uang negaranya.

(Visited 27 times, 1 visits today)