Tips Investasi Dari Investor Sukses Ken Fisher

In Berita Terhangat dan Terkini by Reza Pahlevi

kenKenneth Lawrence Fisher atau Ken Fisher adalah seorang manajer investasi, analis, penulis dan kolumnis dari Amerika Serikat. Ia merupakan pendiri dan CEO Fisher Investments, perusahaan investasi yang berbasis di Woodside, California, AS. Tahun 2010, majalah Investment Advisor memasukkannya dalam daftar 30 for 30 sebagai salah satu dari 30 orang paling berpengaruh dalam bisnis manager investasi selama 30 tahun terakhir. Hingga tahun 2010, Fisher Investments mengelola asset sebesar USD41.3 milyar dengan jumlah account sebanyak 38,521, menjadikannya salah satu perusahaan investasi terbesar di AS. Pada tahun 2011, Ken Fisher masuk dalam daftar 400 orang terkaya di AS dan dunia versi majalah Forbes. Berikut ini kisah perjalanan karir dan tips investasi yang dibagikannya.

Ken Fisher dilahirkan di San Francisco, California, AS pada 1950. Ia memang keturunan investor dengan kehidupan yang sudah mapan. Ayahnya, Philip A. Fisher, adalah seorang investor dan penulis buku Common Stocks and Uncommon Profits, juga merupakan pendiri perusahaan investasi Fisher & Co., dimana Ken pernah bekerja setelah lulus dari Humboldt State University di bidang ekonomi pada tahun 1972. Sebagai pengelola investasi, Fisher masuk di berbagai jenis pasar meski portofolio terbesarnya adalah di pasar saham. Pada tahun 1979, Ken Fisher mendirikan perusahaan sendiri, Fisher Investment, yang mengelola dana institusi. Tahun 1995 ia mulai menerima client perorangan dengan mendirikan Private Client Group yang hingga kini telah mencapai 25,000 investor perorangan dari AS, Kanada dan Inggris. Lebih dari 100 institusi terkemuka telah menjadi client Fisher Investment.

Tidak semua investasi yang ia lakukan selalu berujung profit, sering pula ia mengalami kerugian. Fisher banyak belajar dari para investor legendaris seperti yang ia tulis dalam buku populernya, The Only Three Questions That Count (2006). “Investasi sepenuhnya adalah mengenai kemungkinan, jadi, bukan pekerjaan yang pasti. Anda bekerja dan Anda memperoleh gaji, itu baru pasti. Tapi investasi? Mungkin Anda pernah trading di pasar saham, futures, forex atau lainnya? Yang ada hanya 2 hal, benar atau salah. Jika pada suatu periode Anda hanya salah 30 persen, itu sudah sangat bagus. Anda telah bisa dianggap sukses,” katanya. Menurut Fisher, para investor legendaris selalu berusaha mengumpulkan berbagai informasi guna memperbaiki hasil investasinya. “Tujuan utama investasi tentu saja memperoleh profit, tetapi itu tidak berarti Anda harus selalu benar, melainkan frekuensi kebenaran Anda diharapkan lebih besar dari kesalahan yang Anda lakukan. Jika Anda lebih banyak salahnya maka Anda akan berjalan di belakang pasar. Anda seharusnya melihat pasar dengan sederhana saja. Bagaimana caranya? Jangan melakukan hal-hal yang tidak Anda pahami,” ujar Ken Fisher yang juga menjadi kolumnis tetap majalah Forbes itu.

Informasi
Sejalan dengan Ken Fisher, Peter Lynch sang trader saham kenamaan juga menekankan pentingnya memahami benar bidang investasi yang digeluti. Tak hanya ide tersebut, Peter Lynch juga punya rekomendasi strategi dalam memilih saham terbaik versinya.
(Visited 55 times, 1 visits today)