Tips menentukan Stop Loss saat Trading Forex

In Tips Trading by Della Fitriani

stop-loss

Seringkali trader forex mengalami kesulitan dalam menentukan di mana seharusnya menempatkan stop loss. Pertanyaan ini terutama sering terlontar dari para trader forex pemula. Namun cukup mengejutkan ketika pertanyaan tersebut datang dari trader forex yang telah beberapa bulan aktif melakukan trading. Padahal, dalam menjalankan strategi forex trading, seorang trader forex mutlak harus menerapkan manajemen resiko.

Penempatan stop-loss yang terlalu dekat seringkali berakhir dengan “tragis”, yaitu ketika harga menyentuh level stop-loss – benar-benar hanya menyentuh, tidak tembus – lalu kemudian tanpa basa-basi langsung berbalik arah, justru sesuai dengan arah posisi transaksi sebelumnya. Pengalaman yang menyakitkan, sehingga seringkali menggiring mindset para trader untuk tidak memasang stop-loss sama sekali. Padahal ini berbahaya.

Tips Menempatkan Stop Loss saat Trading Forex

Blind trading adalah trading yang menitik beratkan pada money management , sehingga sering kali entry point, exit point, target profit termasuk stop loss pada blin trading bukanlah hasil sebuah analisa melainkan karena perhitungan matematis sebuah strategi trading.

Misalnya : Open buy sebesar 5% equity pada saat harga open baru terbentuk , target profit 10 point , stop loss 10 point.

Warning :
jika kebetulan Anda melakukan news trading atau membuka posisi sesaat sebelum rilis berita ekonomi dengan cara ‘trapping’ (pending order buy dan sell secara bersamaan), Anda harus menentukan stop loss pada order Anda, karena pada saat berita penting dirilis, server broker biasanya akan overload dan delay berkepanjangan dimana Anda akan kesulitan melakukan order stop loss secara manual.
(Visited 77 times, 1 visits today)