Trading Forex Memerlukan Kesabaran

In Psikologi Trading by Reza Pahlevi

Kesabaran adalah ciri khas seorang trader sukses dan berpengalaman. Sama seperti perahu layar yang harus menunggu angin untuk datang sebelum bergerak. Begitu juga dengan trader harus menunggu pasar untuk mengetahui situasi dan kondisi market saat ini. Anda tidak bisa memaksa pasar untuk bergerak lebih cepat seperti perahu yang ditarik oleh angin.

Anda akan sering melihat trader pemula langsung open posisi tanpa memikirkan apakah market sedang bergerak cepat atau lemah, akibatnya mereka sering putus asa karena kehilangan kendali atas posisinya. Trader berpengalaman sering tidak takut mengalami kerugian karena mereka yakin perdagangan pada kesempatan lainnya akan memberi keuntungan. Kesabaran adalah suatu keharusan dimana Anda harus menunggu kesempatan untuk entry dengan penuh perhitungan. Salah satunya dengan memperhitungkan rasio keuntungan dan risiko yang dapat diambil.

Banyak trader yang entry terlalu dini karena mereka mencoba untuk mengantisipasi kondisi pasar yang tidak menguntungkan. Hal ini sering sia-sia karena kondisi pasar selalu berbeda setiap harinya. Karena itulah para trader, terutama trader baru, sering mendapat kerugian akibat masuk dengan tergesa-gesa. Untuk menghindarinya, seorang trader harus memahami cara menggunakan indikator. Salah satunya adalah indikator Ichimoku. Ichimoku merupakan indikator dengan banyak baris dan awan pada grafik. Cloud bertindak sebagai filter tren sehingga ketika harga berada di atas awan Anda tinggal sell atau jika harga berada di bawah awan, Anda tinggal buy.

Selain kesabaran, cobalah untuk berpikir dalam bentuk probabilitas. Artinya ketika Anda berpikir dan bertransaksi, janganlah mengharapkan satu posisi langsung tepat. Karena pasar selalu bergerak dan selalu menawarkan peluang trading, maka kuncinya adalah untuk fokus dan berpikir dalam hal entri dengan memanfaatkan probabilitas. Perkuatlah semua itu dengan mengandalkan manajemen risiko yaitu rasio vs reward.

Trader baru mungkin akan selalu berambisi untuk memperoleh keuntungan yang besar dalam satu hari perdagangan. Sehingga mereka akan berambisi dan membuka open posisi sebanyak mungkin seolah tidak akan ada hari esok. Mereka dengan sembrono tidak memperhitungkan bagaima mengatur modal mereka agar bisa bertrading lagi esok hari jika hari ini rugi. Ingatlah, memperbaiki itu lebih sulit daripada membangun dari awal. Bagaimana Anda bisa memperbaiki kerugian jika Anda terlalu banyak emosi pada perdagangan hari ini? Jadi, lakukanlah trading dengan tenang. Dukunglah kesabaran dengan pola pikir yang logis, sehingga Anda akan lebih menikmati trading dari pada mengedepankan emosi yang efeknya dapat menghancurkan trading.

(Visited 227 times, 1 visits today)