Transisi Akun Twitter Presiden AS Tidak Berjalan Mulus

In Berita Terhangat dan Terkini by Della Fitriani

twitter

Saat transisi pemerintahan dituntaskan dengan pembacaan sumpah oleh Donald J. Trump sebagai Presiden ke-45 Amerika Serikat (AS), akun-akun resmi di media sosial turut sibuk bertransisi. Akun Twitter resmi Presiden AS, @POTUS, kini berganti wajah.

Akun yang selama 8 tahun terakhir dihiasi wajah Barack Obama, per 20 Januari 2017 berganti dengan foto presiden baru, Donald Trump. Sayangnya, proses transisi akun kurang berjalan mulus. Saat pertama diluncurkan, gambar latar profil akun itu menggunakan foto pelantikan Obama pada Januari 2009.

Adapun rencana transisi di ranah digital, sudah disiapkan jauh hari. Di laman resmi Istana Kepresidenan AS, White House (31/10/2016), dijelaskan bahwa akun Twitter @POTUS akan diserahkan kepada presiden baru pada 20 Januari 2017, termasuk 13 juta lebih pengikutnya, bersih tanpa kicauan.

Sebagian pengguna Twitter mengklaim secara otomatis mengikuti 3 akun Twitter

Sebagian pengguna Twitter mengklaim bahwa mereka secara otomatis mengikuti 3 akun Twitter, yaitu @POTUS, @FLOTUS dan @VP — yang kini di bawah kendali administrasi Trump — meski mereka tidak pernah mengikuti akun resmi pemerintah Amerika Serikat, telah berhenti mengikuti 3 akun itu ketika masa transisi atau bahkan memblokir akun-akun tersebut.

Semua kicauan dari masa administrasi Obama sebagai presiden akan disimpan dalam akun Twitter baru, @POTUS44. Sebanyak sekitar 13 juta pengikutnya juga akan dimigrasi ke akun tersebut. Selain itu, para pengikut akun Obama juga akan secara otomatis mengikuti akun @POTUS, yang kini diatur oleh tim Trump. Hal yang sama berlaku untuk @FLOTUS dan @VP.

(Visited 43 times, 1 visits today)