Twitter Akan Fokus Incar Pengguna di Luar Kota Besar di Tanah Air

In Berita Terhangat dan Terkini by Kia Pratiwi

Indonesia merupakan salah satu negara yang sangat penting bagi platform media sosial asal Amerika Serikat, Twitter. Saat ini, Indonesia merupakan salah satu dari lima negara yang paling sering mengakses Twitter. Lembaga peneliti asal Perancis Semiocast bahkan menyatakan Jakarta sebagai Kota yang paling aktif membuat tweet pada tahun 2012 silam.

Kantor Twitter

Twitter hanya membuat beberapa kantor di luar Amerika Serikat, dan salah satunya berada di Indonesia. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya negara ini untuk kami,” tutur Senior Director Business Development Twitter untuk wilayah Asia Pasifik, Arvinder Gujral. Di wilayah Asia, Twitter memang hanya memiliki kantor di sepuluh kota, mulai dari Bangalore, Dubai, Seoul, Tokyo, hingga Hong Kong. Khusus untuk Asia Tenggara, mereka hanya mendirikan kantor perwakilan di Jakarta dan Singapura.

Lalu bagaimana strategi Twitter dalam mengembangkan bisnis mereka di tanah air?

Fokus menghadirkan video siaran langsung

Sejak tahun 2016 yang lalu, Twitter telah aktif menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk menghadirkan siaran langsung dari  beberapa event penting. Mereka rela membayar sejumlah uang untuk bisa menayangkan kejuaraan tenis bergengsi Wimbledon, kompetisi NFL, hingga konvensi nasional Partai Republik dan Demokrat di Amerika Serikat. Tahun lalu, kami melakukan percobaan (pilot) untuk melihat bagaimana seharusnya siaran langsung itu dibuat, dan bagaimana reaksi masyarakat. Berbagai data dan tren ternyata menunjukkan hasil yang baik. Itulah mengapa kami memutuskan untuk fokus menghadirkan layanan tersebut pada tahun ini,” jelas Gujral.

Pada akhir April 2017 kemarin, Twitter bahkan mengumumkan kalau mereka akan menayangkan secara langsung siaran langsung dari program Bloomberg selama 24 jam. Nantinya mereka juga akan melakukan hal serupa di Indonesia, meski saat ini mereka belum bisa mengumumkan kemitraan apa pun. Kami berharap kehadiran tayangan siaran langsung dari dalam dan luar negeri seperti ini bisa membuat semakin banyak masyarakat tanah air yang menyaksikan dan memperbincangkan tayangan tersebut di dalam Twitter.”

Incar pengguna di luar kota besar

Menurut Gujral, pihaknya masih mempunyai pekerjaan rumah untuk memahami masyarakat yang tinggal di luar Jakarta dan kota besar lainnya. Untuk pengguna di kota besar, kami telah cukup mengetahui karakter mereka. Namun untuk masyarakat di luar kota besar, kami masih perlu mencari tahu bagaimana karakter mereka, dan konten seperti apa yang mereka suka,” tutur Gujral.

Dan untuk mengatasi hal tersebut, Twitter pun menggaet perusahaan telekomunikasi Indosat Ooredoo untuk menjadi mitra lokal mereka. Lewat kerja sama itu, mereka pun bisa mengetahui minat masyarakat tanah air, hingga akhirnya membuat beberapa timeline khusus seperti untuk dunia hiburan dan olahraga. Indosat Ooredoo bahkan membantu Twitter dalam memperkenalkan produk terbaru mereka yang bernama  Twitter Lite, dengan cara mengadakan roadshow di beberapa kota. Produk tersebut sendiri memang khusus dibuat demi memudahkan para pengguna di luar kota besar yang mempunyai keterbatasan uang dan fasilitas untuk mengakses internet.

Twitter Lite sebenarnya merupakan sebutan untuk situs mobile web dari Twitter, yang telah diperbarui dengan teknologi Progressive Web App ( PWA). Mereka melengkapi produk tersebut dengan beberapa fitur khusus, seperti dukungan untuk akses offline, tampilan awal gambar yang buram demi menghemat data, dukungan untuk Bahasa Indonesia, hingga push notifications. Pengguna yang telah terbiasa memakai Twitter mungkin akan lebih memilih untuk mengakses Twitter lewat aplikasi mobile. Namun untuk para pengguna baru, situs mobile web Twitter Lite ini jauh lebih bersahabat,” ujar Dwi Adriansah, Head of Business Development untuk wilayah Asia Tenggara dan Australia di Twitter.

Terkait pengaruh berbagai fitur dan layanan tersebut untuk pendapatan mereka, Gujral mengaku tidak terlalu ambil pusing. Menurutnya, jika mereka berhasil membuat produk yang baik dan disukai pengguna, maka akan ada banyak perusahaan yang ingin menjalin kerja sama dan memasang iklan di platform mereka. Seperti yang kita tahu, saat ini banyak sekali perbincangan yang terjadi di dalam Twitter. Masyarakat bahkan lebih suka menyampaikan keluhan baik kepada pemerintah maupun pihak swasta lewat Twitter. Jika para pemilik bisnis tidak ikut serta dalam percakapan ini, maka mereka akan ketinggalan,” tutur Gujral.

Tanggapan terkait pergantian pimpinan

Pertanyaan terkait bisnis Twitter di Indonesia sempat muncul ketika Country Head Twitter Indonesia, Roy Simangunsong, memutuskan untuk mengundurkan diri. Hal ini terjadi tak lama setelah  Risho Jaitly ( Head of Twitter India ) dan Kathy Chen ( Head of Twitter China )mengundurkan diri. Namun Gujral meyakinkan kalau rentetan pengunduran diri yang terjadi hampir bersamaan tersebut hanyalah kebetulan. “Ini adalah hal yang wajar dalam bisnis. Beberapa orang pergi, dan orang-orang baru pun datang dengan berbagai ide baru,” ujar Gujral. Saat ini, Twitter telah menunjuk Novita Jong sebagai Industry Head Twitter Indonesia. Novita, yang sebelumnya bekerja untuk Twitter Singapura, akan bertugas secara full time untuk membangun bisnis, serta bekerja sama dengan para mitra Twitter di tanah air.

(Visited 16 times, 1 visits today)