Ubah Cara Trading Forex Untuk Profit Besar

In Strategy Trading by Della Fitriani

Pernahkah Anda duduk didepan komputer dengan perasaan yang frustasi atau sedang gusar sehingga Anda dengan tiba-tiba saja melakukan trade meski Anda tahu hal itu sangat bodoh untuk dilakukan? Seringkah Anda melakukan trade meski tahu kemungkinan bisa mengalami loss tetapi tak kuasa untuk tidak melakukannya karena jiwa dan pikiran Anda sedang dikuasai oleh ’’hantu trading’’ (trading demon)?
Jika merasa demikian, Anda tidaklah sendiri. Hal demikian bisa saja terjadi pada suatu titik tertentu dalam karir seorang trader. Apa yang Anda harus lakukan adalah mengetahui apa saja penyebab utama Anda melakukan cara trading yang merugikan tersebut. Otak adalah bagian tubuh yang memiliki sistem paling kompleks dan powerful, dan ketika telah dikuasai oleh emosi maka akan sangat sulit untuk dikendalikan. Anda harus bisa mencegah hal-hal yang berpotensi menyebabkan emosi Anda mempengaruhi otak sebelum Anda melakukan cara trading yang sangat merugikan itu.

Dalam ilmu ekonomi ada istilah ’’loss aversion’’ atau kecenderungan untuk menghindari kerugian. Istilah ini merujuk pada trader yang mempunyai kecenderungan untuk dengan sekuat tenaga menghindari loss. Penelitian secara psikologis menunjukkan bahwa kekuatan daya tarik terhadap loss adalah dua kali dibandingkan daya tarik terhadap profit. Lalu apa hubungan loss aversion dengan cara trading yang merugikan?

Loss aversion merupakan alasan utama mengapa ketika memperoleh profit yang lumayan Anda tidak menghargai profit yang telah Anda peroleh tersebut dengan proporsional sehingga menyebabkan Anda kembali masuk pasar dengan cara trading yang asal-asalan (merugikan). Anda yang telah trading dalam account riil tentu pernah mengalami hal ini. Berapa kali Anda bisa menghasilkan profit dengan cara yang mengesankan tetapi kemudian segera diikuti oleh trade yang loss?

Anda akan bisa menggolongkan trade-trade yang loss tersebut sebagai akibat dari cara trading Forex yang asal-asalan setelah sadar bahwa trade yang baru saja Anda lakukan adalah karena rasa serakah setelah sebelumnya Anda bisa menghasilkan profit yang mengesankan. Siklus profit kemudian loss, bahkan loss beruntun ini bisa terjadi selama beberapa tahun sebelum trader benar-benar sadar dan bisa menghargai nilai profit yang telah bisa diperolehnya dengan mengesankan.

Mungkin tidak hanya Anda yang mengalami hal demikian, banyak trader lain juga melakukan cara trading yang asal-asalan hingga berpotensi loss. Anda mesti menghargai profit yang telah berhasil Anda capai dengan tidak tergesa-gesa kembali masuk pasar hanya karena euforia atau rasa serakah untuk memperoleh profit lagi dengan cara yang sama.

INFO :
Jangan Terlalu Memlikirkan Loss Seperti telah diulas pada bagian sebelumnya, loss aversion akan membuat trader dengan sekuat tenaga menghindari loss sehingga kekuatan daya tarik terhadap loss akan jauh lebih besar dibandingkan daya tarik terhadap profit. Hal ini menyebabkan pikiran Anda tidak bisa melupakan begitu saja kerugian dari hasil trade yang baru saja Anda lakukan, dan Anda akan cenderung masuk pasar lagi dengan cara asal-asalan. Jadi cara trading yang merugikan ini tidak hanya terjadi karena rasa euforia setelah profit, namun juga rasa ingin balas dendam (gusar) setelah mengalami kerugian.

Alasan lain yang menyebabkan Anda trading forex dengan asal-asalan adalah karena terlalu memaksakan diri untuk memperoleh profit sebanyak mungkin dalam waktu yang singkat. Hal ini bisa membuat Anda menerapkan position size yang terlalu besar, atau mungkin Anda akan over trading.

– Menentukan target yang hendak Anda capai dalam waktu dekat terlebih dahulu sebelum target jangka panjang

– Menggunakan metode dan strategi trading yang efektif

– Selalu menerapkan money management dengan risk/reward yang proporsional

– Membuat rencana trading yang teratur dan selalu mengevaluasi jurnal untuk perbaikan.Tips Untuk Memantabkan Trading Anda :

(Visited 59 times, 1 visits today)