USD/JPY Stabil, Analis Tak Harapkan Tambahan Gain

In Berita Fundamental Ekonomi by Reza Pahlevi

Sedikit melandai, Dolar AS masih bertahan di level tinggi terhadap Yen Jepang di sesi perdagangan Rabu (13/Sept) pagi tadi. Yen sempat meloloskan Dolar AS untuk mencapai puncak di awal sesi perdagangan pagi tadi setelah data PPI Jepang dilaporkan sedikit di bawah ekspektasi. Namun, kemudian USD/JPY melandai saat berita ini ditulis.

USD/JPY menyentuh level puncak 110.29 setelah PPI Jepang untuk bulan Agustus hanya flat, dibandingkan dengan ekspektasi perolehan 0.1 persen (MoM). Dalam basis tahunan, data yang mengukur inflasi produsen Jepang tersebut naik 2.9 persen, sedikit di bawah ekspektasi kenaikan 3.0 persen.

Secara umum, Dolar AS memang tidak banyak menunjukkan perubahan posisi terhadap mata uang-mata uang mayor sejak Selasa kemarin. Data Ketenagakerjaan AS menunjukkan permintaan yang masih kuat. Namun, Dolar AS harus mengalah pada Sterling yang melonjak setelah data inflasi Inggris dilaporkan sangat meyakinkan kemarin sore.

Menurut Kathy Lien dari BKAsset Management, USD/JPY mungkin sedang menguasai level 110, tetapi pihaknya tidak melihat adanya tambahan perolehan yang besar bagi Dolar AS terhadap Yen Jepang hari ini. Mengingat minimnya laporan ekonomi penting dari AS di hari Rabu ini, maka perolehan Greenback akan disetir oleh kenaikan yield obligasi US Treasury. Data PPI AS akan diumumkan malam ini, namun menurut Lien, fokus pasar minggu ini akan lebih berpusat pada CPI dan Penjualan Ritel AS yang masing-masing akan diumumkan pada hari Kamis dan Jumat.

Note :
Meski demikian, kenaikan yield tersebut pulalah yang menjadi alasan mengapa Dolar AS akan lebih tertekan terhadap Euro dan Pound. Dolar AS diperdagangkan lebih unggul terhadap Yen, Franc Swiss, dan Dolar Kanada, tetapi akan lebih lemah daripada Euro, Sterling, dan Dolar New Zealand.
(Visited 20 times, 1 visits today)